1.KUTA
Sebelum menjadi objek wisata, Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang tempat produk lokal diperdagangkan kepada pembeli dari luar Bali. Pada abad ke-19, Mads Lange, seorang pedagang Denmark, datang ke Bali dan mendirikan basis perdagangan di Kuta. Ia ahli bernegosiasi sehingga dirinya terkenal di antara raja-raja Bali dan Belanda.
Pantai Kuta terkenal memiliki ombak yang bagus untuk olahraga selancar (surfing), terutama bagi peselancar pemula. Selain keindahan pantai, wisata pantai Kuta juga menawarkan berbagai jenis hiburan seperti bar, restoran, pertokoan, restoran, hotel, dan toko-toko kelontong, serta pedagang kaki lima di sepanjang pantai menuju pantai Legian.
2.Padang Galak
Berbeda dengan pantai-pantai di pulau Dewata khususnya Bali Selatan yang sebagaian besar memiliki pasir berwarna putih seperti Pantai Kuta dan Pantai Nusa Dua, pantai Padang Galak justru memiliki pasir yang berwarna hitam. Untuk menghindari dampak abrasi yang kian meluas, maka pemerintah setempat membeton pantai tersebut dipingirnya.
Pantai Padang Galak sangat cocok digunakan sebagai tempat surfing karena ombaknya cukup “galak” bagi pecinta surfing. Hampir tiap hari kita melihat wisatawan melakukan aktivitas surfing di pantai ini. Selain surfing, pantai ini sangat cocok untuk menyaksikan matahari terbit tiap pagi dan sekedar duduk-duduk pada sore hari.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar